- PERTANIAN
Penjelasan Teknis
- Lahan sawahadalah lahan pertanian yang berpetak-petak dan dibatasi olehpematang (galengan), saluran untuk menahan/ menyalurkan air, yang biasanya ditanami padi sawah tanpa memandang dari mana diperoleh atau status lahan tersebut. Lahan yang dimaksud termasuk lahan yang terdaftar di Pajak Bumi Bangunan, Iuran Pembangunan Daerah, lahan bengkok, lahan serobotan, lahan rawa yang ditanami padi dan lahan bekas tanaman tahunan yang telah dijadikan sawah, baik yang ditanami padi, palawija atau tanaman semusim lainnya.
- Tegal/Kebunadalah lahan pertanian bukan sawah (lahan kering) yang ditanamitanaman semusim atau tahunan dan terpisah dengan halaman sekitar rumah serta penggunaannya tidak berpindah pindah.
- Ladang/Humaadalah lahan pertanian bukan sawah (lahan kering) yang biasanyaditanami tanaman semusim dan penggunaannya hanya semusim atau dua musim, kemudian akan ditingg lk n bila sudah tidak subur lagi (berpindah-pindah). Kemungkinan lahan ini beberapa tahun kemudian akan dikerjakan kembali jika sudah subur.
- Lahan yang sementara tidak diusahakanadalah lahan yang biasanya diusahakantetapi untuk sementara (lebih dari 1 (satu) tahun tetapi kurang dari atau sama dengan 2 (dua) tahun) tidak diusahakan, termasuk lahan sawah yang tidak diusahakan selama lebih dari 2 (dua) tahun.
- Data pokok tanaman pangan yang dikumpulkan adalah luas panen dan produktivitas (hasil per hektar). Produksi tanaman pangan merupakan hasil perkalian antara luas panen dengan produktivitas. Pengumpulan data luas panen dilakukan setiap bulan dengan pendekatan area kecamatan di seluruh wilayah Indonesia. Pengumpulan data produktivitas dilakukan melalui pengukuran langsung pada plot ubinan berukuran 2½ m x 2½ m. Pengumpulan data produktivitas dilakukan setiap subround (empat bulanan) pada waktu panen petani.
- Data produksi padi dan palawija yang disajikan adalah dalam kualitas: gabah kering giling ( padi ) pipilan kering ( jagung ), biji kering ( kedelai dan kacang tanah ), dan umbi basah ( ubikayudan ubi jalar )
- Tanaman sayuran dan buah-buahan semusim
- Tanaman sayuran semusimadalah tanaman sumber vitamin, garam mineraldan lain-lain yang dikonsumsi dari bagian tanaman yang berupa daun, bunga, buah, dan umbinya, yang berumur kurang dari satu tahun.
- Tanaman buah-buahan semusimadalah tanaman sumber vitamin, garammineral, dan lain-lain yang dikonsumsi dari bagian tanaman yang berupa buah, berumur kurang dari satu tahun, tidak berbentuk pohon/rumpun tetapi menjalar dan berbatang lunak.
- Tanaman buah-buahan dan sayuran tahunan
- Tanaman buah-buahan tahunanadalah tanaman sumber vitamin, garam, mineral, dan lain-lain yang dikonsumsi dari bagian tanaman yang berupa buah dan merupakan tanaman hunan.
- Tanaman buah-buahan semusimadalah tanaman sumber vitamin, garammineral, dan lain-lain yang dikonsumsi dari bagian tanaman yang berupa daun atau buah yang berumur lebih dari satu tahun.
- Luas panen untuk tanaman sayuranadalah luas tanaman yang dipanen sekaligus/habis/dibongkar dan luas tanaman yang dipanen berkali-kali ( lebh dari satu kali )/belum habis
- Tanaman yang dipanen sekaligus/habis/dibongkaradalah tanaman yang sehabis panen langsung dibongkar/dicabut, terdiri dari bawang merah, bawang putih, bawang daun, kentang, kol/kubis, kembang wol, petsai/sawi, wortel, lobak, dan kacang merah.
- Tanaman yang dipanen berkali-kaliadalah tanaman tanaman yang pemanennya lebih dari satu kali dan biasanya dibongkar apabila pemanen terakhir sudah tidak memadai lagi, terdiri dari: kacang panjang, cabe besar, cabe rawit, jamur, tomat, terung, buncis, ketimun, labu siam, kangkung, bayam,melon, semangka, dan blewah.
- Luas panen untuk tanaman hortikuluraadalah luas tanaman sumber vitamin, garam, mineral, dan lain-lain yang dikonsumsi dari bagian hasilnya/dipanen pada periode
- Produksi hortikultura adalah hasil menurut bentuk produk dari setiap tanaman sayuran, bauh-buahan, biofarmaka, dan tanaman hias yang diambil berdasarkan luas yang dipanen/tanaman yang menghasilkan pada bulan/triwulan laporan.
- Data populasi ternak bersumber dari Dinas Pertanian, kehutanan dan kelautan Kota Palu, sedangkan jumlah pemotongan ternak merupakan hasil Survei Laporan Pemotongan Ternak. Pengumpulan datta pemotongan ternak dilakukan secara lengkap setiap triwulan di seluruh Rumah Potong Hewan (RPH) dan Tempat Pemotongan Hewan (TPH) yang ada di Kota Palu.
Ulasan
Pertanian merupakan salah satu sektor ekonomi yang diharapkan akan dapat bertahan dalam situasi ekonomi yang kurang menguntungkan, karena sektor ini pada umumnya relatif tidak dipengaruhi oleh faktor luar yang dapat berakibat memburuknya produksi ataupun harga dari komoditas tersebut.
Data mengenai luas tanam dan luas panen tanaman pangan dapat dilihat pada Tabel 6.1.1. Sedangkan untuk data produktivitas dan produksi tidak ada angkanya karena tanaman pangan mengalami moratorium data. Disamping sub sektor pertanian tanaman pangan, sektor perkebunan dan peternakan juga tidak lepas dari perhatian masyarakat dan pemerintah untuk tetap dipertahankan dan bahkan untuk mengembangkannya menjadi lebih baik. Data selengkapnya
tentang peternakan disajikan pada Tabel 6.4.1 sampai dengan Tabel 6.4.3.
Data mengenai tanaman sayur-sayuran, buah-buahan, peternakan serta data mengenai luas lahan pertanian juga kami sajikan untuk melengkapi data-data pada sektor pertanian di Kecamatan Tatanga.
6.1 TANAMAN PANGAN
Tabel 6.1.1 Luas Tanam, Luas Panen, Produktivitas, dan Produksi Tanaman Bahan Makanan di Kecamatan Tatanga Tahun 2021
| No | Jenis Tanaman | Luas Tanam ( Ha) | Luas Panen ( Ha ) | Produktivitas ( KW/Ha ) | Produksi ( Ton ) |
| 1 | Padi | 18,7 | 23,5 | 0 | 0 |
| 2 | Jagung | 26 | 12 | 0 | 0 |
| 3 | Ubi Kayu | 0 | 0 | 0 | 0 |
| 4 | Ubi Jalar | 0 | 0 | 0 | 0 |
| 5 | Kacang Tanah | 7,4 | 5,9 | 0 | 0 |
| 6 | Kacang Hijau | 0 | 0 | 0 | 0 |
Tabel 6.1.2 Luas Tanah Sawah dan Bukan Sawah Menurut Sumber Pengairannya di Kecamatan Tatanga Tahun
2021 ( Ha )
| No | Kelurahan | 2017 | 2020 |
| 1 | Sawah Irigasi | 53 | 53 |
| 2 | Pengawu | 62,8 | 62,8 |
| 3 | Palupi | 148 | 148 |
| Jumlah | 263,8 | 263,8 |
6.2 HORTIKULTURA
Tabel 6.2.1 Luas Panen dan Produksi Tanaman Sayur-sayuran di Kecamatan Tatanga, Tahun 2021
| No | Jenis Sayuran | Luas Panen ( Ha ) | Produksi ( Ton ) |
| 1 | Sawi | 28 | 198,9 |
| 2 | Cabe Besar | 7 | 7,2 |
| 3 | Cabe Rawit | 14 | 14,4 |
| 4 | Tomat | 18 | 50,6 |
| 5 | Kangkung | 29 | 266,6 |
| 6 | Bayam | 29 | 106,6 |
| 7 | Bawang Merah | 30 | 127,4 |
Tabel 6.2.2 Jumlah dan Produksi Tanaman Buah-buahan di Kecamatan Tatanga, Tahun 2021
| No | Jenis Buah-buahan | Jumlah Tanaman ( Pohon ) | Produksi ( Kuintal ) |
| 1 | Alpokat | 40 | 21 |
| 2 | Mangga | 390 | 307 |
| 3 | Jeruk Keprok | 0 | 0 |
| 4 | Jambu Biji | 10 | 1 |
| 5 | Jambu Air | 27 | 5 |
| 6 | Pepaya | 84 | 24 |
| 7 | Pisang | 34 | 8 |
| 8 | Nenas | 2000 | 80 |
| 9 | Nangka | 147 | 79 |
| 10 | Sirsak | 0 | 0 |
| 11 | Sawo | 0 | 0 |
| 12 | Rambutan | 0 | 0 |
| 13 | Sukun | 139 | 64 |
| 14 | Belimbing | 0 | 0 |
| 15 | Anggur | 50 | 48 |
6.3 PERKEBUNAN
Tabel 6.3.1 Luas Tanaman Perkebunan di Kecamatan Tatanga Tahun 2021
( Ha )
| No | Jenis Tanaman | Luas ( Ha ) | Produksi ( Kg ) | Jumlah Petani ( KK ) |
| 1 | Kelapa | 4 | 0 | 8 |
| 2 | Kopi | 0 | 0 | 0 |
| 3 | Kakao | 15 | 0 | 7 |
| 4 | Jambu Mente | 0 | 0 | 0 |
| 5 | Kemiri | 2 | 0 | 2 |
6.4 PERTERNAKAN
Tabel 6.4.1 Banyaknya Ternak Besar di Kecamatan Tatanga Tahun 2021
| No | Kelurahan | Sapi | Kerbau | Kuda |
| 1 | Duyu | 118 | – | 2 |
| 2 | Pengawu | 207 | – | 1 |
| 3 | Palupi | 9 | – | 5 |
| 4 | Tavanjuka | 49 | – | 14 |
| 5 | Boyaoge | 44 | – | 1 |
| 6 | Nunu | 111 | – | 14 |
Tabel 6.4.2 Banyaknya Ternak Kecil di Kecamatan Tatanga Tahun 2021
| No | Kelurahan | Kambing | Domba | Babi |
| 1 | Duyu | 1 528 | – | – |
| 2 | Pengawu | 1 069 | 88 | – |
| 3 | Palupi | 128 | – | – |
| 4 | Tavanjuka | 550 | 21 | – |
| 5 | Boyaoge | 381 | – | – |
| 6 | Nunu | 264 | 3 | – |
Tabel 6.4.3 Banyaknya Ternak Unggas di Kecamatan Tatanga Tahun 2021
| No | Kelurahan | Ayam Buras/Petelur | Ayam Ras | Itik/Bebek |
| 1 | Duyu | 11 306 | 164 250 | 248 |
| 2 | Pengawu | 11 000 | 241 000 | 216 |
| 3 | Palupi | 0 | 22 000 | 16 |
| 4 | Tavanjuka | 0 | 20 000 | 30 |
| 5 | Boyaoge | 0 | 20 000 | 85 |
| 6 | Nunu | 0 | 138 700 | 100 |
