Penjelasan Teknis
- Secara astronomis, Kota Palu terletak antara 0º,36” – 0º,56” Lintang Selatan dan 119º,45” – 121º,1” Bujur Timur tepat berada di bawah garis Khatulistiwa dengan ketinggian 0 – 700 meter dari permukaan laut.
- Berdasarkan posisi geografisnya, Kecamatan Tatanga memiliki batas-batas: Utara – Kel. Boyaoge Kecamatan Palu Barat;
Selatan – Kec. Kinovaro Kabupaten Sigi; Barat – Kelurahan Kinovaro Kab. Sigi / Kecamatan Palu Barat; Timur – Kecamatan Palu Selatan / sungai Palu .
- Kecamatan Tatanga terdiri dari 6 Kelurahan, yaitu:
- Kelurahan Duyu.
Batas-batas :
Utara : Kel. Balaroa.
Timur : Kel. Pengawu/Kel. Boyaoge.
Selatan : Kab. Sigi.
Barat : Kec. Kinovaro / Kab. Sigi
Luas Wilayah : 6,40 KM2.
- Kelurahan Pengawu.
Batas-batas :
Utara : Kel. Duyu / Boyaoge.
Timur : Kel. Tavanjuka / Sungai Sombe Lewara.
Selatan : Sungai Sombe/Lewara.
Barat : Kel. Duyu.
Luas Wilayah : 3,00 KM2.
- Kelurahan Palupi
Batas-batas :
Utara : Kel. Tavanjuka.
Timur : Kel. Tavanjuka / Kab. Sigi.
Selatan : Kab. Sigi (Kec. Marawola).
Barat : Kel. Pengawu.
Luas Wilayah : 1,16 KM2.
- Kelurahan Tavanjuka
Batas-batas :
Utara : Sungai Sombe Lewara / Kel. Nunu / Kel. Boyaoge.
Timur : Sungai Palu.
Selatan : Kel. Palupi / Kab. Sigi ( Desa Tinggede )
Barat : Kel. Palupi / Kel Pengawu.
Luas Wilayah : 3,04 M2.
- Kelurahan Boyaoge.
Batas-batas :
Utara : Kel. Ujuna / Kel. Siranindi.
Timur : Kel. Nunu / Tavanjuka.
Selatan : Kel. Pengawu / kel. Tavanjuka.
Barat : Kel. Balaroa / Kel. Duyu.
Luas Wilayah : 4,39 M2.
- Kelurahan Nunu.
Batas-batas :
Utara : Kel. Ujuna.
Timur : Sungai Palu.
Selatan : Sungai Sombe Lewara / Kel. Tavanjuka.
Barat : Kel. Boyaoge / Kel. Siranindi.
Luas Wilayah : 4,39 M2.
- Data Curah Hujan (mm) adalah ketinggian air hujan yang terkumpul dalam penakar hujan pada tempat yang datar, tidak menyerap, tidak meresap dan tidak mengalir. Unsur hujan 1 (satu) milimeter artinya dalam luasan satu meter persegi pada tempat yang datar tertampung air hujan setinggi satu milimeter atau tertampung air hujan sebanyak satu liter.
- Suhu udara adalah ukuran energi kinetik rata–rata dari pergerakan molekul–molekul. Suhu suatu benda ialah keadaan yang menentukan kemampuan benda tersebut, untuk memindahkan (transfer) panas ke benda – benda lain atau menerima panas dari benda – benda lain tersebut. Dalam sistem dua benda, benda yang kehilangan panas dikatakan benda yang bersuhu lebih tinggi.
- Lama penyinaran matahari merupakan salah satu dari beberapa unsur klimatologi dan didefinisikan sebagai kekuatan matahari yang melebihi 120 W/m2.
- Kelembaban udara/legas udara adalah jumlah kandungan uap air yang ada dalam udara. Kandungan uap air di udara berubah-ubah bergantung pada suhu Makin tinggi suhu, makin banyak kandungan uap airnya. Alat pengukur kelembapan udara adalah higrometer. Kelembapan udara ada 2 jenis sebagai berikut :
- Kelembapan mutlak (absolut) yaitu bilangan yang menunjukkan jumlah uap air dalam satuan gram pada satu meter kubik udara.
- Kelembapan relatif (nisbi), yaitu angka dalam persen yang menunjukkan perbandingan antara banyaknya uap air yang benar-benar dikandung udara pada suhu tertentu dan jumlah uap air maksimum yang dapat dikandung udara.
Ulasan
Kecamatan Tatanga terletak pada bagian Barat wilayah Kota Palu dengan batas-batas wilayah sebagai berikut:
- Sebelah Utara berbatasan dengan Kecamatan Palu Barat
- Sebelah Timur berbatasan dengan Kecamatan Palu Selatan
- Sebelah Selatan berbatasan dengan Kecamatan Marawola Kabupaten Sigi
- Seberah Barat berbatasan dengan Kecamatan Palu Barat.
Kecamatan Tatanga terletak memanjang dari barat ke timur, terdiri dari 6 Kelurahan yang seluruhnya dapat dilalui dengan kendaraan roda dua dan roda empat. Sedangkan jarak terjauh dari kecamatan ini ke kelurahan yaitu Kelurahan Tavanjuka dan Kelurahan Nunu sepanjang 2,0 km sedangkan terdekat adalah Kelurahan Duyu dan Kelurahan Pengawu sepanjang 1,0 km.
Data curah hujan bulanan dalam jangka waktu 1 tahun terakhir dapat dilihat pada Tabel 2.2.1, dimana terlihat curah hujan bervariasi antar bulan, curah hujan tertinggi terjadi pada bulan Juli yang mencapai ketinggian 94 mm. Sementara itu curah hujan terendah terjadi pada bulan Desember dimana tercatat hanya mencapai 9 mm curah hujan. Suhu udara ditentukan oleh tinggi rendahnya tempat tersebut terhadap permukaan laut dan jaraknya dari pantai. Pada tahun 2020keadaan suhu udara rata-rata berkisar antara 27,4c C sampai 28,7cC. Suhu udara terendah terjadi pada bulan Juni sedangkan tertinggi pada bulan Desember.
Sedangkan wilayah administrasi Kecamatan Tatanga dapat digambar- kan pada peta berikut :
Gambar 2 Peta Wilayah Kecamatan Tatanga

- GEOGRAFI
Tabel 2.1.1 Jarak Antara Ibu Kota Kecamatan Dengan Kelurahan di Kecamatan Tatanga Tahun 2021
| Ibu Kota Kecamatan | Kelurahan | Jarak ( Km ) | Alat Transportasi |
| Duyu | 1,0 | Mobil/Motor | |
| Pengawu | 0,5 | Mobil/Motor | |
| Palupi | 2,0 | Mobil/Motor | |
| Tavanjuka | 2,5 | Mobil/Motor | |
| Boyaoge | 1,5 | Mobil/Motor | |
| Nunu | 2,0 | Mobil/Motor |
Tabel 2.1.2 Bentuk Permukaan Tanah dan Ketinggian dari Permukaan Laut Per Kelurahan di Kecamatan Tatanga
Tahun 2021
| No | Kelurahan | Bentuk Permukaan Tanah | Ketinggian dari atas Permukaan Laut ( m ) | ||
| Dataran ( % ) | Perbukitan ( % ) | Pegunungan ( % ) | |||
| 1 | Duyu | 35 | 35 | 30 | 185 |
| 2 | Pengawu | 95 | 5 | – | 155 |
| 3 | Palupi | 100 | – | – | 150 |
| 4 | Tavanjuka | 100 | 0 | 0 | 146 |
| 5 | Boyaoge | 100 | 0 | 0 | 145 |
| 6 | Nunu | 100 | 0 | 0 | 143 |
Tabel 2.1.3 Nama dan Panjang Sungai yang Melintasi Kelurahan di Kecamatan Tatanga Tahun 2021
| No | Kelurahan | Nama Sungai | Panjang (KM) |
| 1. | Duyu | Lewara | 1 |
| 2. | Pengawu | Lewara | 1 |
| 3. | Palupi | Lewara | 1 |
| 4. | Tawanjuka | Lewara | 1 |
| 5. | Bayaoge | – | – |
| 6. | Nunu | Lewara | 1,5 |
Tabel 2.2.1 Rata-rata Parameter Cuaca pada Stasiun Meteorologi Mutiara Palu menurut Bulan Tahun 2021
| No | Bulan | Suhu Udara | Tekanan (mb) | Kelembaban Udara (%) |
| 1 | Januari | 27,8 | 1009,5 | 75,0 |
| 2 | Februari | 27,5 | 1 011,3 | 78,3 |
| 3 | Maret | 27,6 | 1 010,8 | 76,4 |
| 4 | April | 28,1 | 1 010,6 | 75,4 |
| 5 | Mei | 28,4 | 1 011,7 | 77,8 |
| 6 | Juni | 27,4 | 1 010,8 | 80,5 |
| 7 | Juli | 27,6 | 1 011,0 | 78,9 |
| 8 | Agustus | 27,7 | 1 011,7 | 76,3 |
| 9 | September | 27,9 | 1 011,6 | 74,4 |
| 10 | Oktober | 28,6 | 1,011,5 | 75,7 |
| 11 | November | 28,2 | 1 011,4 | 74,9 |
| 12 | Desember | 28,7 | 1 010,7 | 72,7 |
Lanjutan Tabel 2.2.1
| No | Bulan | Penyinaran Matahari (%) | Curah Hujan (mm) | Kecepatan Angin (knots) | Arah Angin Terbanyak |
| 1 | Januari | 61 | 44 | 4 | Utara |
| 2 | Februari | 49 | 52 | 5 | Utara |
| 3 | Maret | 56 | 43 | 5 | Utara |
| 4 | April | 62 | 37 | 5 | Barat Laut |
| 5 | Mei | 64 | 72 | 5 | Barat Laut |
| 6 | Juni | 50 | 166 | 4 | Barat Laut |
| 7 | Juli | 58 | 95 | 4 | Barat Laut |
| 8 | Agustus | 54 | 121 | 4 | Barat Laut |
| 9 | September | 64 | 86 | 4 | Barat Laut |
| 10 | Oktober | 67 | 85 | 5 | Barat Laut |
| 11 | November | 65 | 36 | 5 | Barat Laut |
| 12 | Desember | 59 | 25 | 4 | Barat Laut |
