Website Resmi Kecamatan Tatanga
  1. KEUANGAN DAERAH DAN HARGA

Penjelasan Teknis

  1. Realisasi Penerimaan dan Pengeluaran Pemerintah Daerahadalahrealisasi/perhitungan APBD Kota pada tiap tahun anggaran.
  1. Pendapatan Asli Daerah (PAD) adalah pendapatan yang diperoleh daerah yangdipungut berdasarkan peraturan daerah sesuai dengan peraturan perundang-undangan, guna keperluan daerah yang bersangkutan dalam membiayai kegiatannya.
  1. Dana Perimbangan adalahdana yang bersumber dari pendapatan APBN yangdialokasikan kepada Daerah untuk mendanai kebutuhan daerah dalam rangka pelaksanaan desentralisasi.
  1. Lain-lain Pendapatan yang Sahadalah pendapatan lainnya dari pemerintah pusatdan atau dari instansi pusat, serta dari daerah lainnya.
  1. Pajak adalah pungutan wajib yang dibayar rakyat untuk negara dan akan digunakan untuk kepentingan pemerintah dan masyarakat umum. Rakyat yang membayar pajak tidak akan merasakan manfaat secara langsung, karena pajak digunakan kepentingan umum, bukan untuk kepentingan pribadi.
  1. Wajib Pajak, sering disingkat dengan sebutan WP adalah orang pribadi atau badan (subjek pajak) yang menurut ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan 

ditentukan untuk melakukan kewajiban perpajakan, termasuk pemungut pajak atau pemotong pajak tertentu.

Ulasan

Untuk memenuhi kebutuhan pembangunan pada tingkat kelurahan di Kecamatan Tatanga, setiap tahun diturunkan dana dari Pemerintah Pusat, Provinsi dan Pemerintah Kota serta ditambah dengan swadaya masyarakat yang ada di tiap kelurahan. Hal ini untuk meyakinkan kepada masyarakat bahwa betapa besarnya perhatian pemerintah atas pembangunan yang ada di kelurahan yang setiap tahunnya mengeluarkan biaya seperti yang disajikan pada Tabel 10.1.1 Besarnya dana yang dikeluarkan pemerintah kelurahan setiap tahun sama dengan besarnya penerimaan kelurahan pada tahun yang bersangkutan, atau dikenal dengan sistem berimbang.

Realisasi penerimaan pajak bumi dan bangunan merupakan kesadaran masyarakat bahwa betapa pentingnya pajak bagi pembangunan walaupun setiap tahunnya realisasi penerimaan pajak belum dapat melampaui target yang telah ditetapkan. Besarnya jumlah pokok, denda dan realisasi penerimaan serta jumlah wajib pajak dan tagihan atau target nilai pajak bumi dan bangunan disajikan pada Tabel 10.1.2 sampai 10.1.3

Rata-rata harga sembilan bahan pokok di Kecamatan Tatanga yang pengambilan datanya di satkan di Pasar yang dekat dengan kecamatan Tatanga yaitu pasar Impres Kecama an Palu Barat walaupun di Kecamatan Tatanga sudah ada pasar tetapi masih sangat kecil kuantitas pedagang yang ada, 

harga kebutuhan nampak masih sangat labil sehingga harga barang kebutuhan hidup pun menjadi meningkat seperti disajikan pada Tabel 10.2.1.

  1. KEUANGAN DAERAH

Tabel 10.1.1 Realisasi Belanja Tidak Langsung dan Belanja Langsung Kecamatan Tatanga Tahun 2021

TahunBelanjaJumlah
Tidak LangsungLangsung
20204 838 139 7651 505 921 1256 344 060 890
20174 891 932 7551 456 640 4586 348 537 213
20164 035 806 893713 222 2594 749 039 152

Tabel 10.1.2 Realisasi Penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan di Kecamatan Tatanga Tahun 2021

NoKelurahanPokok (Rp)Denda (Rp)Jumlah Bayar (Rp)
1Duyu98 014 885, 2510 128 340,36108 143 225, 61
2Pengawu126 963 465,1516 609 762, 10143 573 227,25
3Palupi128 423 413, 06 18 209 108, 79146 632 521 , 85
4Tavanjuka132 839 383, 9610 787 864,16143 627 248,12
5Boyaoge149 394 467,6912 781 244,86162 175 712,55
6Nunu128 358 976,8314 667 911,53143 026 888,36
     

Tabel 10.1.3 Jumlah Wajib Pajak dan Jumlah Tagihan Pajak Bumi dan Bangunan di Kecamatan Tatanga Tahun 2021

NoKelurahanWajib PajakJumlah Tagihan
1duyu4 116236 660 039,77
2Pengawu3 024282 607 161,97
3Palupi3 242271 051 793,16
4Tavanjuka2 021283 913 793,70
5Boyaoge2 404337 942 451,05
6Nunu2 043198 619 770,22
    

Tabel 10.1.4 Banyaknya Tabel KUD, Simpan Pinjam, Konsumsi dan Perbankan di Kecamatan Tatanga Tahun 2021

NoKelurahanKUDSimpan PinjamKonsumsi dan PerbankanJumlah
1duyu0000
2Pengawu0000
3Palupi0101
4Tavanjuka0011
5Boyaoge0000
6Nunu0101
      

10.2 HARGA

Tabel 10.2.1 Rata-rata Harga Beberapa Komoditif Penting di Kecamatan Tatanga Tahun 2017 – 2020

NoKomoditiSatuan201620172020
1BerasLiter9 0009 0009 500
2Tepung TeriguKg6 0006 0006 000
3Ikan AsinKg45 00045 00045 000
4Gula PasirKg13 00013 00013 000
5GaramKg5 0005 0005 000
6Minyak TanahLiter10 00010 00011 000
7Sabun CuciKg13 00013 00013 000
8JagungKg5 5005 5005 500
9Daging SapiKg85 00090 000110 000
  1. PERBANDINGAN ANTARA KECAMATAN

Penjelasan Teknis

  1. Penduduk Indonesiaadalah semua orang yang berdomisili di wilayah teritorialIndonesia selama 6 bulan atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 6 bulan tetapi bertujuan menetap.
  1. Laju Pertumbuhan Pendudukadalah angka yang menunjukkan presentase pertambahan penduduk dalam jangka waktu tertentu
  1. Kepadatan Pendudukadalah rasio banykanya penduduk per kilometer persegi
  1. Rasio jenis kelaminadalah perbandingan antara penduduk laki-laki dan penduduk perempuan pada suatu wilayah dan waktu tertentu. Biasanya dinyatakan dengan banyaknya penduduk laki-laki untuk 100 penduduk perempuan.
  1. Distribusi pendudukadalah pola persebaran penduduk di suatu eilayah, baik berdasarkan batas-batas geografis maupun berdasarkan batas-batas administrasi pemerintahan
  1. Rata-rata angota rumah tanggaadalah angka yang menunjukkan rata-rata jumlah anggota rumah tangga per rumah tangga 

Ulasan

Sebagai gambaran umum, perbandingan antar kecamatan dapat memperlihatkan perbedaan Kecamatan Tatanga dengan kecamatan lain di Kota Palu. Apabila dilihat per kecamatan, Nampak bahwa luas wilayah kecamatan Tatanga tahun 2020 sebesar 14,95 km persegi. Luas wilayah Kecamatan Tatanga tersebut berada pada urutan keenam terluas setelah Kecamatan Palu Selatan.

Data yang disajikan pada table 11.1 memperlihatkan perbandingan pengukuran jumlah penduduk di Kota Palu. Pada tahun 2020 jumlah penduduk terbesar di Kecamatan Palu Timur mencapai 72.552 jiwa sedangkan Kecamatan Tatanga berada diurutan kelima sebesar 40.612 jiwa.

Pada tahun 2020, Kecamatan Tatanga terdiri dari 6 kelurahan dengan penduduk 40.612jiwa, 10.705 rumah tangga serta luas wilayah 14,95 km2, memiliki kepadatan penduduk 2.716 jiwa/km2 yang berarti bahwa 1 km2 dihuni rata-rata 2.716 jiwa. Rata-rata penduduk per rumah tangga sebesar 4 jiwa.

pada tabel 11.2 disajikan perbandingan jumlah fasilitas pendidikan yang terdapat dimasing-masing ecamatan dimana terlihat jumlah sekolah yang ada di Kota palu.

Selanjutnya pada tabel 11.3 disajikan perbandingan jumlah fasilitas kesehatan di tiap kecamatan di Kota Palu. Dalam tabel terlihat ada 2 kecamatan yang belum tersedia fasilitas kesehatannya berupa Rumah Sakit yaitu Kecamatan Tatanga dan Kecamatan Tawaeli,tetapi sudah dilengkapi dengan adanya Puskesmas.

Tabel 11.1 Perbandingan Wilayah dan Kependudukan Antar Kecamatan di Kota Palu Tahun 20201

NoKecamatanLuas Wilayah ( Km2 )Jumlah KelurahanJumlah Rumah Tangga ( Ruta )Jumlah PendudukRata-rata per Rumah Tangga ( Jiwa )Kepadatan PendudukRasio Jenis Kelamin ( Jiwa )
1Palu Barat8,28614.60063 25147253100
2Tatanga14,95610.7054061242716100
3Ulujadi27,3857 01128 1904700101
4Palu Selatan40,25618 66571 65742 617101
5PaluTimur7,71515 88872 55259 41098
6Mantikulore206,8814 82264 7854313103
7Palu Utara29,9454 85623 5505787100
8Tawaeli59,7554 62421 0224352103

Tabel 11.2 Perbandingan Fasilitas Pendidikan Antar Kecamatan di Kota Palu Tahun 2021

NoKecamatanTKSDSLTPSMU/SMKUNIV/ AKADEMI
1Palu Barat223011102
2Tatanga1318750
3Ulujadi019410
4Palu Selatan4420895
5PaluTimur273216177
6Mantikulore262551212
7Palu Utara2015322
8Tawaeli017440

Tabel 11.3 Perbandingan Fasilitas Kesehatan Antar Kecamatan di Kota Palu 2021

NoKecamatanRumah SakitPuskesmasPuskesmas PembantuPosyanduPoskesdes
1Palu Barat222266
2Tatanga024236
3Ulujadi11686
4Palu Selatan233326
5PaluTimur310236
6Mantikulore229376
7Palu Utara114215
8Tawaeli022231